Teacher Diarys Blogger

Post Top Ad

Agustus 11, 2020

PELAKU KEGIATAN EKONOMI

by , in

PELAKU KEGIATAN EKONOMI
Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh para pelaku ekonomi seperti rumah tangga konsumen rumah tangga produsen rumah tangga pemerintah dan masyarakat luar negeri titik para pelaku ekonomi di tersebut memiliki aktivitas membeli, menjual, bekerja, membayar dan memproduksi titik semuanya saling keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. berikut ini karakteristik dari masing-masing keempat pelaku ekonomi tersebut:

Rumah Tangga Konsumen
Kegiatan rumah tangga konsumen antara lain:
  1. Menyediakan faktor-faktor produksi
  2. Memperoleh imbalan atas penyediaan faktor faktor produksi. Pemilik faktor produksi menerima sewa, tenaga kerja, menerima upah atau gaji, pemilik modal menerima bunga modal dan pengusaha atau skill menerima keuntungan.
  3. Mengonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan rumah tangga produsen
Rumah Tangga Produsen
Kegiatan rumah tangga produsen antara lain
  1. Mengonsumsi faktor-faktor produksi yang disediakan rumah tangga konsumen
  2. Membayar balas jasa kepada pemilik faktor produksi
  3. Menghasilkan barang dan jasa untuk dijual
  4. Menerima pembayaran dari penjualan barang dan jasa
  5. Memberikan keuntungan bagi pemilik keahlian atau skill
  6. Memberi bunga bagi pemilik modal
Rumah Tangga Pemerintah
Kegiatan rumah tangga pemerintah antara lain:
  1. Mengkonsumsi faktor-faktor produksi
  2. Membayar balas jasa atas pemakaian faktor produksi
  3. Memberi subsidi
  4. Menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat umum
  5. Membeli barang dan jasa dari rumah tangga produsen
  6. Menarik pajak retribusi dan lain-lain
Masyarakat Luar Negeri
Kegiatan rumah tangga luar negeri antara lain:
  1. Membeli barang dan jasa serta membayar atas pembelian barang dan jasa
  2. Menjual barang dan jasa serta menerima pembayaran atas penjualan barang dan jasa



🙏Thank you For Reading
🌺Hopefully Useful

Agustus 11, 2020

KEGIATAN EKONOMI PRODUKSI, DISTRIBUSI DAN KONSUMSI

by , in

Manusia adalah makhluk sosial dan tentunya tidak akan pernah lepas dari kegiatan ekonomi, sebab kegiatan ini memang harus dilakukan manusia dalam kehidupannya. kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan orang dalam bidang ekonomi untuk menghasilkan pendapatan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup titik secara garis besar kegiatan ekonomi meliputi kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi.

1. Produksi

A. Pengertian dan tujuan produksi
Kegiatan produksi adalah proses yang menghasilkan atau menambah nilai guna barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan. Contohnya, kayu dibuat menjadi meja, kursi atau lemari. Dari pengertian produksi diatas dapat disimpulkan bahwa kegiatan produksi bertujuan sebagai berikut:
  1. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
  2. Mencari keuntungan bagi produsen dan kepuasan bagi konsumen.
  3. Mempertahankan kelangsungan hidup.
Berdasarkan pengertiannya, kegiatan produksi dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
  1. Kegiatan produksi dalam bidang pertanian dan agraria tingkat produksinya bergerak dibidang pengolahan tanah. Misalnya usaha di bidang pertanian perkebunan dan peternakan.
  2. Kegiatan produksi dalam bidang perdagangan tingkat produksinya bergerak dalam usaha perdagangan barang dari produsen ke konsumen. Misalnya toko, pedagang keliling dan sebagainya
  3. Kegiatan produksi dalam bidang pertambangan atau ekstraktif tingkat produksinya bergerak di bidang pengambilan atau penggalian barang barang yang telah disediakan alam misalnya kegiatan penambangan pasir, batu bara, penangkapan ikan dan lain-lain
  4. Kegiatan produksi dalam bidang industri, tingkat produksinya bergerak dalam usaha pengolahan bahan mentah atau bahan setengah jadi hingga menjadi barang jadi yang siap dikonsumsi misalnya usaha kerajinan batik, pembuatan tempe, pembuatan tahu dan usaha lainnya.
  5. Kegiatan produksi dalam bidang jasa dan perbankan tingkat produksinya bergerak dalam bidang jasa pelayanan dan keuangan. Misalnya, jasa konsultasi manajemen badan dan lembaga keuangan lainnya, angkutan, perhotelan, rumah sakit asuransi serta pendidikan.

B. Faktor faktor produksi
Faktor produksi merupakan unsur-unsur ekonomis yang digunakan dalam proses produksi titik secara garis besar faktor produksi digolongkan menjadi dua yaitu faktor produksi asli dan turunan. Faktor produksi asli meliputi sumber daya alam serta tenaga kerja dan faktor produksi turunan meliputi modal dan skill atau kewirausahaan.

1. Faktor produksi asli
Sumber daya alam yaitu segala sesuatu di alam semesta ini baik yang ada di darat laut maupun di udara yang digunakan dalam proses produksi tanah yang terhampar luas baik yang ada di atasnya seperti udara tumbuhan binatang dan sebagainya maupun yang ada di dalamnya seperti batu-batuan emas tembaga batubara timah dan sebagainya merupakan contoh faktor produksi.
tenaga kerja, yaitu segala usaha manusia baik jasmani maupun rohani yang dicurahkan untuk proses produksi tenaga kerja manusia merupakan faktor yang paling penting karena dengan pemikiran dan tenaganya manusia dapat mengolah sumber daya alam sehingga memiliki manfaat yang lebih.

2. Faktor produksi turunan
Modal meliputi sarana dan prasarana dalam proses produksi modal tidak hanya berbentuk uang atau kapital tetapi juga berbentuk barang modal seperti peralatan mesin dan lain sebagainya.
kewirausahaan atau skill merupakan kemampuan yang dimiliki pengusaha dalam mengorganisir mengawasi dan mengendalikan proses produksi agar berjalan efektif dan efisien. Imbalan atau balas jasa yang diterima oleh seorang yang memiliki faktor produksi kewirausahaan adalah berupa gaji

C. Fungsi produksi
Fungsi produksi menunjukkan bahwa jumlah barang produksi tergantung pada jumlah faktor produksi yang digunakan titik jadi, faktor produksi merupakan variabel tidak bebas sedangkan hasil produksi merupakan variabel bebas. Fungsi produksi dapat dinyatakan dalam persamaan matematis sebagai berikut:
Q = f (K,L,R,T)
Keterangan:
Q = jumlah produksi yang dihasilkan oleh berbagai jenis produksi
f  = fungsi
K = jumlah stok modal
L = jumlah tenaga kerja
R = jumlah kekayaan alam
T = tingkat teknologi yang digunakan

D. Teori perilaku produsen
Teori produksi yang terkenal adalah teori dari David Ricardo, yaitu hukum tambahan hasil yang semakin berkurang atau The law of diminishing return. Hukum ini menyatakan jika suatu faktor produksi ditambah terus-menerus sementara faktor produksi yang lain tidak maka sampai pada tingkat produksi tertentu pertambahan hasil semakin berkurang

E. Konsep biaya produksi konsep penerimaan dan laba maksimum
Biaya produksi
Biaya produksi adalah keseluruhan input atau masukan yang digunakan dalam proses produksi. Dalam jangka pendek biaya ini dibagi menjadi 2 yaitu biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel  (variabel cost). Biaya tetap (FC) merupakan biaya yang besarnya tetap dan tidak bergantung pada jumlah produk atau jumlah komoditas yang dihasilkan contohnya biaya gedung dan biaya mesin. Biaya variabel (VC) merupakan biaya yang besarnya berubah-ubah bergantung pada jumlah produk fungsi biaya dapat dirumuskan sebagai berikut.

C = a + bX
Keterangan
C = cost atau biaya
a = biaya tetap atau konstanta
b = biaya marginal atau koefisien
X = komoditi yang dihasilkan

contoh soal
Produk sebanyak 800 unit memerlukan biaya tetap Rp250.000 dan biaya variabel per unit Rp4.000. maka besarnya biaya total dan rata-rata?

Jawab:

C = a + bx
C = 250.000 + (4000 x 800)
C = 250.000 + 3.200.000
C = 3. 450.000 
jadi biaya total adalah Rp3.450.000

AR = TR / Q
AR = 3.450.000 / 800
AR = 4.312
jadi biaya rata-rata adalah Rp4.312

Konsep penerimaan
Proses produksi yang dilakukan oleh seorang produsen akan menghasilkan sejumlah barang atau produk produk yang akan dijual akan menghasilkan pendapatan yang menjadi penerimaan bagi produsen. Penerimaan atau revenue adalah sumber daya yang masuk ke perusahaan dalam satu periode. Fungsi penerimaan terdiri atas:
  • Penerimaan total atau total revenue = TR adalah keseluruhan penerimaan yang diterima produsen Dari hasil penjualan barang-barang.
TR = Q x P
          Keterangan:
            TR = penerimaan modal
              Q = jumlah produk yang dihasilkan
              P = harga jual produk per unit
  • Penerimaan rata-rata average revenue = AR adalah penerimaan produsen Dari hasil penjualan setiap barang
AR = TR / Q
          Keterangan:
            Ar  = penerimaan rata-rata
            PR = penerimaan total
              Q = jumlah produk yang dihasilkan
  • Penerimaan marginal marginal revenue = MR adalah penerimaan tambahan Dari hasil penjualan setiap unit barang.
MR = TR / Q
          Keterangan:
            MR = penerimaan marginal
            TR  = tambahan penerimaan total
               Q = jumlah produk yang dihasilkan

Laba maksimum
laba adalah pendapatan bersih yang diterima oleh produsen atau penjual yaitu selisih antara penerimaan dan biaya yang dikeluarkan.
L = R - C
Keterangan:
L = laba
R = revenue penerimaan hasil penjualan
C = biaya

sebuah perusahaan bertujuan tidak hanya sekedar memperoleh laba tetapi bertujuan memperoleh laba maksimum. Laba maksimum dapat dihitung dengan persamaan berikut:
L' = R' - C' = 0 atau R' = C'
R' adalah penerimaan marginal Mr sedangkan C' adalah biaya marginal MC jadi laba maksimum dapat dicapai jika marginal revenue Mr = marginal cost MC
MR = MC
2. Distribusi

A. Pengertian distribusi
Distribusi merupakan kegiatan ekonomi untuk menyalurkan barang dan jasa ke konsumen. Tanpa adanya distribusi maka barang yang sudah diproduksi tidak dapat sampai kepada konsumen dan dikonsumsi. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting dalam kegiatan ekonomi. Distribusi adalah kegiatan yang menghubungkan antara produsen dan konsumen. Dengan adanya distribusi, konsumen dapat menghabiskan nilai suatu barang dan bagi produsen distribusi dapat mengaktualisasikan kegunaan barang dan jasa. Jadi, distribusi adalah kegiatan untuk menyalurkan barang dan jasa sehingga dapat menambah nilai suatu barang.

B. intensitas distribusi
Kegiatan distribusi tidak hanya dilakukan oleh satu atau beberapa orang, namun dilakukan oleh perantara atau intensitas. Intensitas distribusi terdiri atas:
  1. Distribusi intensif, yaitu cara penyaluran dengan menggunakan sebanyak mungkin outlet.distribusi ini dilakukan oleh produsen yang menghasilkan barang convenience.
  2. Distribusi selektif, yaitu cara penyaluran dengan menggunakan lebih dari satu perantara untuk satu daerah penjualan dan lebih efektif.
  3. Distribusi eksklusif, yaitu cara penyaluran dengan menggunakan satu outlet saja
C. Faktor-faktor distribusi
Banyaknya barang dan jasa yang diproduksi menyebabkan tumbuhnya saluran-saluran distribusi, sehingga seorang produsen harus cermat dalam memilih saluran distribusi titik adapun faktor-faktor yang mempengaruhi saluran distribusi tersebut yaitu:
  1. Faktor pasar menyangkut saluran distribusi yang dipengaruhi oleh pola pembelian konsumen yaitu konsumen letak geografis, jumlah pesanan dan kebiasaan
  2. Faktor barang, menyangkut nilai unit, besar dan berat barang mudah rusaknya barang standar barang dan pengemasan.
  3. Faktor perusahaan mempertimbangkan sumber dana, pengalaman, kemampuan manajemen, dan pengawasan serta pelayanan yang diberikan.
  4. Faktor kebiasaan mempertimbangkan kegunaan perantara titik sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen, volume penjualan dan ongkos penyaluran barang.
3. Konsumsi

A. Pengertian dan tujuan konsumsi
Konsumsi adalah tindakan menghabiskan atau mengurangi nilai guna barang atau jasa. Konsumsi bertujuan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan. Barang yang dikonsumsi adalah barang yang langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup baik berupa barang sekali habis atau barang yang habis dipakai beberapa kali.

B. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi
Besar kecilnya konsumsi yang dilakukan oleh konsumen bergantung pada faktor-faktor berikut:
  1. Faktor intern yang mempengaruhi konsumsi yaitu: penghasilan, selera konsumen, kebiasaan atau pola konsumen
  2. Faktor ekstern yang mempengaruhi konsumen yaitu: adat istiadat, harga barang dan jasa lingkungan tempat tinggal
C. Kegunaan barang
Perilaku konsumen dengan melaksanakan kegiatan tidak terlepas dari manfaat dan nilai suatu barang titik besar kecilnya manfaat dan nilai suatu barang bergantung pada kemampuan barang tersebut dalam memenuhi kebutuhan manusia titik berkaitan dengan kegunaan suatu barang terdapat 2 perbedaan waktu kegunaannya, yaitu barang yang dapat langsung memenuhi kebutuhan hidup dan barang yang bermanfaat jika diproduksi lebih lanjut sehubungan dengan usaha manusia. Dalam rangka meningkatkan kegunaan utility suatu barang kegunaan barang dapat dibedakan sebagai berikut:
  1. Kegunaan bentuk (form utility), yaitu barang akan mempunyai kegunaan karena sudah diubah bentuknya.
  2. Kegunaan waktu (time utility), yaitu barang akan mempunyai kegunaan pada waktu tertentu
  3. Kegunaan tempat (place utility), yaitu barang akan mempunyai kegunaan setelah dipindahkan dari tempat asal ke tempat lain.
  4. Kegunaan kepemilikan (owner ship utility), yaitu barang mempunyai manfaat apabila sudah dimiliki orang lain
  5. Kegunaan dasar (elementary utility), yaitu barang berguna mempunyai unsur-unsur tertentu.
Suatu benda akan berdaya guna jika barang itu memiliki nilai (value). Benda akan bernilai jika mampu memenuhi kebutuhan manusia atau dapat ditukar dengan benda lain titik nilai barang dapat dikelompokkan menjadi:
  • Nilai pakai (value in use), yaitu nilai dari suatu benda karena dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia titik nilai pakai dapat dibedakan menjadi dua yaitu: 
  1. Nilai pakai subjektif yaitu nilai yang diberikan oleh seseorang terhadap suatu barang terhadap barang tersebut dapat memenuhi kebutuhan orang tersebut
  2. Nilai pakai objektif yaitu kemampuan suatu barang untuk dapat memuaskan kebutuhan manusia pada umumnya
  • Nilai tukar (value in exchange), yaitu nilai suatu barang karena barang tersebut dapat ditukarkan dengan barang lain. Nilai tukar dapat dikelompokkan menjadi:
  1. Nilai tukar subjektif yaitu nilai atau arti yang diberikan oleh seseorang terhadap suatu barang dengan kemungkinan barang tersebut dapat ditukarkan dengan barang lain sesuai dengan kehendak pemiliknya.
  2. Nilai tukar objektif yaitu nilai atau arti yang diberikan manusia terhadap suatu barang karena barang tersebut dapat ditukarkan dengan barang lain pada umumnya

D. Teori perilaku konsumen
Perilaku konsumen pada dasarnya menjelaskan mengenai bagaimana konsumen mendayagunakan sumber daya yang ada dalam memenuhi keinginan atau kebutuhan yang diperoleh dari suatu produk. Teori perilaku konsumen menggunakan dua pendekatan yaitu:
  1. Pendekatan kardinal, menurut pendekatan kardinal nilai guna suatu barang dan jasa dapat diukur dengan konsep utilitas dengan anggapan bahwa guna dari setiap barang dan jasa dapat diukur maka kemampuan suatu barang dalam memuaskan kebutuhan yang lebih besar daripada yang lain diberikan nilai yang lebih tinggi begitu juga sebaliknya. Pada umumnya, semakin banyak barang dan jasa yang dikonsumsi maka akan semakin kecil guna marginal yang diperolehnya.
  2. Pendekatan ordinal, menurut pendekatan ordinal bahwa utilitas suatu barang tidak perlu diukur namun cukup diketahui. Salah satu pemisalan penting dalam teori ekonomi adalah setiap orang akan selalu memaksimumkan kepuasan yang dapat dinikmatinya. Dengan kata lain, setiap orang berusaha untuk memaksimumkan nilai guna dari barang dan jasa yang dikonsumsinya. Apabila yang dikonsumsi hanya satu barang kita lebih mudah menentukan pada tingkat mana nilai guna mencapai tingkat maksimum tetapi jika barang dan jasa yang dikonsumsi adalah beragam, menentukan cara konsumsi barang dan jasa yang akan menciptakan nilai guna maksimum tentu semakin rumit. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan memaksimumkan nilai guna.

🙏Thank you For Reading
🌺Hopefully Useful




Agustus 11, 2020

DAMPAK PERANG DINGIN DALAM BERBAGAI BIDANG

by , in


Pada dasarnya perang dingin ditandai dengan perlombaan senjata, perimbangan kekuatan dan ancaman perang nuklir. Pada tahun 1949 Jerman mengalami perpecahan menjadi tiga bagian yaitu, Jerman Barat, Jerman Timur, dan Berlin barat. Pada tahun tersebut itu pula as dan para sekutunya di bagian blok barat membentuk aliansi yang disebut NATO (pakta pertahanan Atlantik Utara), sedang uni Soviet membentuk SEV atau dewan kerja sama ekonomi negara-negara sosialis. menyadari meningkatnya suhu politik dunia, meningkatkan teknologi terhadap Barat. Pada tahun 1955 demi mengimbangi kekuatan NATO, Rusia membentuk organisasi perjanjian Warsawa (OWD).

Dalam krisis Suez tahun 1956, dukungan Soviet terhadap Mesir yang berupaya menasionalisasi terusan Suez, menyebabkan kemarahan Inggris dan Perancis. Penampakan  rudal rudal buatan Soviet di Kuba menyebabkan krisis Karibia 1962. Penempatan rudal-rudal buatan Soviet tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan agresi AS ke negara sosialis tersebut.

Selama berlangsungnya perang dingin, situasi dan kondisi dunia diwarnai oleh kegiatan sebagai berikut:
a. Sistem aliansi
Ketika perang dingin muncak maka negara yang bertentangan berusaha memperkuat dirinya dengan bergabung dengan bergabung dalam suatu aliansi. bentuk aliansi tersebut baik yang dilakukan Blok Timur dan blok barat adalah sebagai berikut.
  1. Pembentukan cominform (The communist information Bureu) pada tahun 1947. Aliansi ini adalah wadah partai partai komunis di Eropa.
  2. Pembentukan NATO Atlantik traty organization). pada 4 April 1949 titik adalah aliansi yang terbentuk untuk membendung komunis mulai dari Eropa utara sampai Turki dan Yunani.
  3. Pembentukan pakta Warsawa pada 1955 titik pakta Warsawa merupakan kerjasama pertahanan dan keamanan negara-negara komunis.
  4. Pembentukan SEATO (South Asia traty organization) pada tahun 1954. SEATO merupakan kerjasama pertahanan antara negara-negara Asia tenggara dengan pihak Barat.
  5. Kegiatan spionase mata-mata tercermin dari tindakan yang dilakukan oleh dua belah pihak yaitu KGB dan CIA. KGB (komitet gusudarstvennoy bezopasnosti) adalah dinas rahasia milik uni Soviet. Sedangkan cia adalah dinas rahasia milik Amerika serikat. KGB dan cia selalu berusaha mendapatkan rahasia kedua belah pihak atau negara-negara yang dipengaruhi oleh kedua negara tersebut. kedua negara tersebut juga menciptakan ketegangan di dunia maya. Misalnya cia turut membantu orang-orang Kuba di perantauan untuk melakukan serangan ke kuba pada tahun 1961. Di pihak lain, uni Soviet memberikan dukungan kepada Videl Castro presiden Kuba Untuk menghadapi invasi tersebut. 
b. Perlombaan teknologi persenjataan dan ruang angkasa
Perang dingin antara kedua negara itu ditandai dengan perkembangan persenjataan nuklir dan personel militer. Sehingga kegiatan ini disebut sebagai politik balance of power. Untuk kekuatan kedua negara tersebut juga terlihat dalam bidang teknologi militer ruang angkasa di mana kedua negara cara menunjukkan kecanggihan. Perlombaan senjata antara kedua belah pihak berupa senjata nuklir. Perlombaan senjata nuklir ini dikhawatirkan akan meletusnya perang nuklir yang dahsyat. 

Kedua blok membangun pusat pusat tombol peluncuran senjata nuklir berbagai negara yang berada di bawah pengaruhnya. Untuk mengurangi meningkatnya perlombaan senjata nuklir PBB membentuk atomic energy commission yang bertujuan mengembangkan tenaga atom dan mencegah penggunaan nuklir. Pada Desember 1946 komisi setuju untuk mengawasi penggunaan senjata atom secara diam-diam. Hingga tahun 1983 perbandingan kekuatan senjata nuklir uni Soviet menunjukkan yang unggul dari Amerika serikat.

A. dampak terjadinya perang dingin di internasional
a. sektor ekonomi
Dalam perang dingin banyak dampak yang ditimbulkan kan yang mempengaruhi beberapa sektor di dunia. Salah satu dampak yang ditimbulkan adalah di sektor ekonomi dimana mulai munculnya negara superpower seperti Eropa dan Amerika. Perekonomian dunia dipengaruhi dan dikuasai oleh para pemegang modal terbesar. Mereka berlomba untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak. Dengan demikian keuntungan bagi pemilik modal semakin tinggi dan semakin menguasai perekonomian dunia. adanya persaingan tersebut semakin pesat pertumbuhan ekonomi dinegara tersebut sehingga semakin tinggi ekonomi negara tersebut semakin besar peluang untuk menguasai mata uang dari negara tersebut semisal Eropa yang bermata uang Euro yang berlaku di seluruh uni Eropa.

b. Sektor politik
Munculnya kapitalisme di beberapa negara yang kalah seperti di Jerman dan Jepang. sedangkan Amerika berusaha menjadikan negara-negara berkembang menjadi negara demokrasi agar dapat sehaluan dengan Amerika. di uni Soviet yang memiliki paham sosialis komunis mendengungkan pembangunan negara dengan rencana lima tahun. dari kebijakan kedua negara tersebut membuat beberapa negara terpecah karena politik yang digunakan kedua negara tersebut. Jerman terpecah menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur. Jerman Barat menganut paham liberal seperti Amerika sedangkan Jerman Timur menganut paham komunis mengikuti unisoviet. sebagai dampak dari politik tersebut terjadi ketimpangan politik dan ekonomi di Jerman dimana Jerman Barat lebih berkembang daripada Jerman Timur.

c. bidang militer
Perebutan pengaruh antara Amerika dan uni Soviet membuat banyak perubahan di bidang militer. Negara barat membentuk NATO (North Atlantic treaty organization) di tahun 1949 sebagai organisasi pertahanan. Di Asia tenggara dibentuk SEATO (South east Asia treaty organization) pada tahun 1954. Peran uni Soviet di Asia tenggara memberikan bantuan peralatan militer dan teknisi kepada Vietnam yang akhirnya dapat mendesak Amerika serikat keluar dari negara tersebut di tahun 1975.

Senjata nuklir menyebabkan ketakutan yang luar biasa di masyarakat dunia karena persaingan antara uni Soviet dan Amerika karena khawatir akan adanya perang nuklir. Sehingga untuk menghindari ancaman dari uni Soviet maka Amerika menandatangani terbentuknya NATO. 

d. Sektor ke ruang angkasaan
Perang dingin membawa pengaruh besar bagi dunia iptek karena dengan adanya perang ini manusia semakin mengerti bagaimana bentuk tata surya dan ruang angkasa. persaingan untuk menjadi yang terbaik memberikan jalan untuk ke 2 negara dengan meluncurkan roket luar angkasa untuk mengitari bumi.

e. Sosial budaya
Adanya perang dingin menjadikan beberapa negara mulai menerapkan sistem HAM untuk melindungi warga negaranya. Mulai muncul undang-undang yang mengatur tentang HAM yang berlaku secara global.

f. Teknologi
Tanpa disadari, adanya perang dingin membawa pengaruh besar bagi teknologi di negara tersebut. Pemerintah rela mengeluarkan dana yang besar untuk bersaing dengan negara musuh. Selain untuk kebutuhan militer, rupanya perkembangan teknologi juga sangat berpengaruh untuk sektor ekonomi dengan diproduksinya secara masal barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat. 

B. Perimbangan kekuatan dunia pasca perang dingin
Berakhirnya perang dingin memperlihatkan kenyataan bahwa konflik ideologi tidak lagi relevan dalam politik internasional. Isu sentral yang muncul kemudian adalah persoalan-persoalan ekonomi yang muncul seiring dengan meningkatnya interdependensi global antar negara cara dan regionalisme ekonomi. Hampir di setiap belahan bumi terdapat block ekonomi yang menyebutkan identitas regionalnya seperti European economic community (EEC). Latin America Free trade area (Lafta), North American Free trade area (NAFTA), ASEAN Free trade area (AFTA), Asia Pacific economic cooperation (APEC), dan lain-lain.

Menurut John Marsheimer, pola pergeseran konflik dan kerjasama politik yang didorong faktor ideologi selama perang dingin ke arah kerjasama dan konflik ekonomi pasca perang dingin bukanlah suatu yang sederhana. keberhasilan kerjasama ekonomi dari sistem internasional yang kapitalis dan mengutamakan pemerintahan yang demokratis di negara-negara barat yang telah diraih pasca perang dingin lepas dari adanya common thrat (ancaman bersama), yaitu ancaman komunisme selama 45 tahun dalam era perang dingin. lenyapnya faktor ancaman bersama akan memperlihatkan kelemahan perkembangan dan kerjasama ekonomi yang ada termasuk penanganan keterkaitan dependensi ekonomi yang menjadi gejala utama di hampir setiap kawasan dunia.

Daratan Eropa yang merupakan pusat politik internasional lumpuh total akibat perang ini. Kekalahan fasisme telah memporak-porandakan ekonomi Jerman dan Jepang. Begitu pula halnya dengan pihak barat yang menjadi pemenang perang. Kecuali Amerika serikat, harus merasakan masalah kehancuran ekonomi politik yang sama. Inggris harus kehilangan dominasinya dalam politik internasional dan harus mengakui kemunculan Amerika serikat sebagai superpower baru dalam internasional.

Disinilah titik awal semakin mengglobalnya permasalahan ekonomi dalam politik internasional. Selama periode perang dunia kedua, dalam pertemuan di New Jersey tahun 1943 dibentuk suatu sistem yang merancang pelaksanaan liberalisasi perdagangan antar negara, yang dikenal dengan breton Woods system. sistem ini dilengkapi dengan alat tukar internasional yang disebut dengan special drawing rights(SDR). AKAN TETAPI KRISIS EKONOMI 1970 AN when you burp gun system unity the popular than Han Solo una Guerra di Amerika serikat negara negara eropa barat kembali menjadi proteksionis.

Di Eropa sendiri, upaya pemulihan ekonomi pasca perang membangkitkan semangat persatuan untuk menjalin kerjasama ekonomi kerjasama ekonomi yang digagas oleh presiden Perancis de Gaulle dan menteri luar negeri Perancis Robert Schuman diwujudkan dalam pembentukan komunitas besi dan baja Eropa (Eropa coal and steel community/ECSC) dalam traktat Paris tahun 1951. Dalam komunitas ini, Perancis berhasil menyatukan negaranya bersama dengan Jerman Barat, Italia, Belanda, Belgia dan Luxembourg dalam pasar bebas besi dan baja.

Upaya pembangunan ekonomi seusai perang dunia ke-2 kembali tenggelam ketika uni Soviet berhasil membangun kembali negaranya yang hancur dalam perang dunia kedua. Kebangkitan uni Soviet dengan ideologi komunisnya berhasil menyaingi kekuatan Amerika serikat yang pada saat itu menjadi di negara adikuasa tunggal dengan ideologi liberal kapitalis nya. kekhawatiran Amerika serikat akan menyebarnya pengaruh komunisme Soviet ke Eropa Barat mengharuskan Amerika serikat merangkul negara-negara tersebut untuk bersama-sama membendung menyebarnya pengaruh komunisme. melalui containtment Policy pada masa presiden Harry S. Truman, Amerika serikat berusaha menghadapi penyebaran komunisme di Eropa melalui dua cara, yaitu pembendungan di bidang ekonomi melalui Marshall aid 1946. yang bertujuan membantu pemulihan Ekonomi negara-negara Eropa Barat, dan pembendungan di bidang politik keamanan dengan membentuk pakta pertahanan North Atlantic Treaty organization (NATO) tahun 1940 yang bertujuan menangkal komunis dengan kekuatan militer.

Pertentangan dan perebutan wilayah pengaruh Amerika serikat dan uni Soviet Ini menimbulkan perang dingin dalam politik internasional. Selama perang dingin berlangsung, dunia selalu diwarnai pertentangan ideologi antara dua kutub, yaitu barat (liberalisme) dan timur (komunisme.). persaingan memperluas wilayah pengaruh ideologi ke seluruh penjuru dunia yang disertai dengan peningkatan kekuatan militer dengan menggunakan senjata nuklir oleh kedua blok berakhir dengan runtuhnya komunisme Soviet sebagai aktor utama Blok Timur tahun 1992.

Keberhasilan yang diraih uni Eropa juga merupakan suatu bukti dominasi paradigma ekonomi dalam politik dan hubungan internasional.penyatuan negara-negara Eropa Barat yang sekarang berjalan ke arah unifikasi dengan Eropa Timur sangat mempengaruhi ekonomi politik internasional. Kerjasama ekonomi Eropa yang sampai pada tahap totally ekonomi integration telah berimbas pada bidang politik dan pembentukan common foreign end security policy yang berarti uni Eropa telah mencapai tahap integrasi politik. integrasi Eropa ini ternyata semakin memperkuat regionalisme yang telah tumbuh sejak tahun 1980 an di seluruh kawasan di dunia. kerjasama antar bangsa tidak lagi bersifat bilateral atau multilateral tetapi perlahan beralih pada bentuk mineral yaitu kerjasama antar blok perdagangan regional seperti uni Eropa ASEAN uni Eropa Afrika, Caribbean Pacific, uni Eropa NAFTA, NAFTA - LAFTA, dan sebagainya.

Meningkatnya saling ketergantungan global di bidang ekonomi setelah perang dunia kedua dan regionalisme ekonomi menjelang dan pasca berakhirnya perang dingin memunculkan ekonomi menjadi isu sentral yang mewarnai dan mendominasi interaksi antar negara bangsa TV pemaparan beberapa peristiwa di atas menjadi suatu pembenaran bahwa hanya negara-negara yang mempunyai kemampuan ekonomi yang besar mempunyai akses ke dalam politik internasional, baik dalam menentukan maupun memainkannya. penguasaan mekanisme perekonomian global di bawah kekuasaan negara-negara barat telah melahirkan dan melestarikan Tata ekonomi dunia kapitalis, terutama ketika dua kekuatan sosialis dunia jatuh dan berlarih ke arah kapitalisme. pendekatan ekonomi telah menentukan pola interaksi dalam politik internasional, kerjasama maupun konflik bahkan, konflik yang muncul tidak hanya bermotif persaingan dalam memperebutkan sumber-sumber ekonomi yang penting tetapi juga konflik akibat kesenjangan dalam pembangunan ekonomi global antara negara-negara maju dengan negara berkembang dan miskin yang menjadi bukti nyata dampak negatif dari globalisasi ekonomi.

Dalam perkembangannya, pendekatan ekonomi dalam banyak hal lebih mampu menjelaskan peristiwa peristiwa yang terjadi dalam hubungan internasional dibandingkan pendekatan politik, meskipun keduanya tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kerjasama di bidang ekonomi lebih dapat bertahan daripada kerjasama politik. Keberhasilan kerjasama dan konflik ekonomi terbukti berimbas pada bidang politik, tetapi kerja sama dan konflik politik sulit memberikan bukti nyata memberi imbasan ke dalam bidang ekonomi.

🙏Thank you For Reading
🌺Hopefully Useful

Agustus 08, 2020

PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

by , in
Pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia mengumumkan kemerdekaannya melalui suatu pembacaan proklamasi. Pembacaan proklamasi ini menegaskan bahwa bangsa Indonesia sudah merdeka dan lepas dari tangan penjajah.

Namun, proklamasi kemerdekaan Ini mendapat respons dari dunia internasional dengan sikap yang berbeda-beda. Ada yang mendukung penuh terhadap proklamasi, Ada pula yang menentang proklamasi tersebut. hal ini juga sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk mendapatkan pengakuan dunia internasional baik secara de facto maupun de jure.

bagaimana respon dunia internasional terhadap proklamasi kemerdekaan Indonesia dan bagaimana pula perjuangan bangsa Indonesia dalam mendapatkan pengakuan dunia internasional terhadap kemerdekaan yang telah diraih? jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat kamu temukan dalam pembahasan berikut. Ikutilah dengan seksama dan pelajarilah dengan sungguh-sungguh sungguh-sungguh agar kamu dapat memahami perjuangan para tokoh bangsa dalam mencapai pengakuan dunia internasional terhadap proklamasi kemerdekaan. Namun, sebelumnya selalu awalilah dengan membaca doa kepada Tuhan Yang Maha esa agar diberikan kemudahan dalam mempelajarinya.

Proklamasi kemerdekaan republik Indonesia
pembacaan teks proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 diwarnai oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelumnya. Dimulai dari pembentukan cuo sangi in, BPUPKI , PPKI, dilanjutkan dengan perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda, peristiwa Rengasdengklok, hingga perumusan dan pembacaan naskah proklamasi.

1. Pembentukan Cuo sangi in, BPUPKI dan PPKI
Semakin terdesaknya Jepang pada perang dunia 2 membuat Jepang memberikan janji kemerdekaan kepada negara jajahannya untuk menarik dukungan, seperti birma dan dan Filipina. Namun, dalam janji tersebut tidak disebutkan bahwa Indonesia akan mendapatkan kemerdekaan.

Hal ini menyebabkan insinyur Soekarno dan Drs. Moh. Hatta mengajukan protes dan memberikan ancaman tidak akan mendukung Jepang dalam perang Asia Timur Raya.

a. Cuo sangi in
Menanggapi ancaman ini, Jepang memberikan kebijaksanaan partisipasi politik dengan memberikan peran aktif kepada tokoh-tokoh Indonesia. Untuk itu, dibentuklah Cuo Sangi in Dan Cuo Sangi Kai berdasarkan Osamu seirei No. 36 dan 37. Adapun ketua Cuo Sangi in seusai pelantikan resmi pada 7 Oktober 1943 adalah Ir. Soekarno dengan dua orang wakilnya, antara lain R.M.A.A. Kusumo Utoyo dan dr.Buntaran martoatmojo.

Hal-hal yang perlu dibahas atau dirundingkan dalam Chuo sangi in, antara lain:
1). Pengembangan pemerintah militer,
2). Mempertinggi derajat rakyat,
3). Pendidikan dan penerangan,
4). Industri dan ekonomi,
5). Kemakmuran dan bantuan sosial, serta
6). Kesehatan.

b. Badan penyelidik usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)
Walaupun Jepang telah memberikan janji kemerdekaan terhadap negara jajahannya, namun kondisi Jepang tetap semakin terdesak, terutama di wilayah nusantara. Hampir seluruh wilayah nusantara yang diduduki Jepang, seperti Ambon, Makassar, Manado, Surabaya, bahkan hingga Tarakan dan Balikpapan berhasil dikuasai sekutu.

semakin terdesaknya Jepang di nusantara membuat pemerintahan Jepang di jawa di bawah pimpinan kumakichi Harada membentuk badan penyelidik usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)/dokuritsu junbi cosakai pada 1 Maret 1945. Pembentukan BPUPKI ini juga merupakan salah satu siasat Jepang guna menarik dukungan bangsa Indonesia.

Susunan pengurus BPUPKI terdiri dari seorang kaico (ketua), 2 orang fukai Co (ketua muda), dan 60 orang Lin (anggota). Adapun ketua BPUPKI adalah dr. K. R. T Rajiman Wediodinigrat, dengan wakil ketua ichibangase dan R. P. Suroso. BPUPKI diresmikan pada 28 Mei 1945.

Pembentukan BPUPKI ini memiliki maksud dan tujuan untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan pembentukan negara Indonesia apabila suatu saat Indonesia mampu mencapai kemerdekaan. Untuk itu, BPUPKI menyelenggarakan 2 kali sidang.

Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada 29 Mei - 1 Juni 1945 yang membicarakan mengenai dasar dan falsafah negara. Dari sidang pertama ini, muncul pemikiran dan gagasan yang dicetuskan oleh Moh. Yamin, Dr. Supomo, dan Ir. Soekarno.

Moh. Yamin merumuskan dasar falsafah negara dengan lima sila, yaitu:
1). Peri kebangsaan.
2). Peri kemanusiaan.
3). Peri ketuhanan.
4). Peri kerakyatan.
5). Kesejahteraan rakyat.

Adapun Dr. Soepomo merumuskan lima sila, yaitu:
1). Persatuan.
2). Kekeluargaan.
3). Keseimbangan lahir dan batin.
4). Musyawarah.
5). Keadilan rakyat Titi

Selain moh. Yamin dan dan Dr. Soepomo, Ir. Soekarno juga memberikan an-naml pandangannya mengenai dasar atau falsafah negara. Dasar atau falsafah dari Ir. Soekarno dikenal pula dengan nama Pancasila.
1). Kebangsaan Indonesia.
2). Internasionalisme atau peri kemanusiaan.
3). Mufakat atau demokrasi.
4). Kesejahteraan sosial..
5). Ketuhanan Yang Maha esa. 

Sidang BPUPKI I berakhir pada 1 Juni 1945 dan ditindaklanjuti dengan panitia sembilan dengan ketuanya, yaitu itu Ir. Soekarno. Adapun anggota panitia sembilan, terdiri atas Moh. Hatta, Moh. Yamin, Ahmad Subarjo, dr. A. A. Maramis, Abdul Kahar Muzakir, Wachid Hasyim, H. Agus Salim, Dan Abikusno Cokrosuyoso.

Dari panitia sembilan Ini lahirlah piagam Jakarta (Jakarta Charter) .  Pada 22 Juni 1945 yang berisi, antara lain rumusan dasar negara sebagai berikut.
1). Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
2). Dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
3). Persatuan Indonesia.
4). Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
5). Mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pada 10-17 Juli 1945, BPUPKI kembali menggelar sidang. Pada sidang kali ini dibahas rancangan undang-undang dasar (UUD) yang panitianya diketuai oleh Ir. Soekarno.

Pada sidang kedua ini juga dibentuk panitia kecil untuk merumuskan rancangan UUD dengan pasal-pasalnya. Panitia kecil ini diketuai oleh Mr. Soepomo.

Sidang secara bulat memilih bentuk republik sebagai bentuk negara cara dan pada 11 Juli 1945 secara bulat menerima piagam Jakarta sebagai pembukaan UUD. pada tanggal 14 Juli 1945, BPUPKI melanjutkan sidang untuk menerima laporan dari panitia perancang UUD yang diketuai Ir. Soekarno. Adapun laporan ini memuat beberapa hal penting, yaitu:
1). Pernyataan Indonesia merdeka.
2). Pembukaan UUD (diambil dari piagam Jakarta).
3). Batang tubuh UUD.

Setelah semua permasalahan yang dianggap mendesak telah selesai dibicarakan, maka pada tanggal 18 Juli 1945 ketua BPUPKI melaporkan hasilnya kepada pemerintahan Jepang. Dengan demikian berakhirlah tugas BPUPKI. Tindak lanjut dan pembubaran BPUPKI ini adalah dengan membentuk panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI).

c. Panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI)
Setelah dibubarkannya BPUPKI, Jepang kemudian membentuk PPKI atau panitia persiapan kemerdekaan Indonesia. PPKI diresmikan pada 7 Agustus 1945 PPKI berjumlah 21 orang yang semuanya orang Indonesia dari berbagai daerah, yaitu Jawa (12 orang), Sumatera 3( orang), Sulawesi (2 orang), Kalimantan (1 orang), Sunda kecil (1 orang), Maluku (1 orang), dan golongan Cina (1 orang).

Adapun PPKI diketuai oleh Ir Soekarno dan Moh Hatta sebagai wakilnya. Para anggota PPKI diizinkan melakukan kegiatannya, namun terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:
1). Dalam mencapai kemerdekaan, bangsa Indonesia harus menyelesaikan perang yang sekarang sedang dihadapi. Bangsa Indonesia harus menyerahkan kekuatan sebesar-besarnya, bersama-sama dengan pemerintah Jepang dalam memenangkan perang Asia Timur Raya.
2). negara Indonesia yang akan dibentuk merupakan anggota lingkungan kemakmuran bersama di Asia Timur Raya. Cita-cita bangsa Indonesia harus selaras dengan cita-cita pemerintahan Jepang.

Pada 9 Agustus 1945, Soekarno, Hatta dan Rajiman wedyodiningrat dipanggil oleh jenderal TeraUchi untuk pergi ke Dalat, Vietnam Selatan. Di Dalat, jenderal terauchi menegaskan bahwa wa ke pemerintahan kemaharajaan Jepang memutuskan untuk menyerahkan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. Jepang juga menjanjikan untuk memberikan seluruh wilayah bekas jajahan Hindia Belanda yang pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

Pada 14 Agustus 1945, Soekarno, Hatta, dan radjiman wedyodiningrat kembali ke Jakarta. ketika kembali, kondisi Jepang sendiri telah lumpuh karena pada 9 Agustus 1945 kota Nagasaki dibom atom oleh Amerika serikat. Akhirnya pada tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu.

2. Perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda
Berita kekalahan ini telah diketahui oleh beberapa tokoh tanah air sehingga menimbulkan ide untuk segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa menunggu keputusan Jepang. Timbulnya Ide ini terjadi di antara golongan muda. Salah satu tokoh yang paling sering mendesak soekarno-hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa campur tangan Jepang adalah Sutan Sjahrir.

Akan tetapi, ide yang dicetuskan oleh golongan muda di tentang golongan tua. Golongan tua berpendapat bahwa Jepang belum tentu kalah sekalipun berita menyerahnya Jepang kepada sekutu telah didengar oleh golongan muda, karena mereka baru saja bertemu dengan jenderal terauchi. Selain itu, golongan tua berpendapat bahwa segala hal mengenai kemerdekaan sebaiknya dibicarakan pada saat rapat PPKI agar tidak melenceng dari ketentuan Jepang.

penolakan golongan tua ini membuat golongan muda mengadakan rapat yang dilaksanakan di lembaga bakteriologi, Pegangsaan Timur, Jakarta (sekarang dikenal dengan fakultas kesehatan masyarakat universitas Indonesia). keputusan rapat ini menegaskan bahwa urusan kemerdekaan Indonesia merupakan urusan internal bangsa Indonesia sendiri, tidak perlu menggantungkan hal tersebut kepada orang lain. oleh karena itulah, segala hal yang berkaitan dengan Jepang harus dihapuskan dan tidak perlu dijalankan.

Hasil rapat ini kemudian dibicarakan dengan Soekarno di kediamannya di Pegangsaan Timur. Perwakilan golongan muda adalah wikana dan Darwis. hasil rapat ini membuat Soekarno marah dan terjadi ketegangan antara golongan muda yang diwakilkan wikana dan Darwis dengan Soekarno. Soekarno tetap kepada pendiriannya untuk melaksanakan kemerdekaan melalui PPKI.

Dalam pembicaraan antara wikana Darwis dan Soekarno ini terdapat pula tokoh-tokoh nasionalis golongan tua, seperti Moh Hatta, Iwa Kusuma Sumantri, Damai, Buntaran Martoatmojo, Sudiro, dan Ahmad Subarjo Titi

3. Peristiwa Rengasdengklok
ketika hasil pertemuan antara wikana dan Darwis dengan Soekarno mengalami kebuntuan, ditambah dengan kuatnya pendirian golongan tua untuk tidak memproklamasikan kemerdekaan tanpa melalui rapat PPKI membuat golongan muda berpikir bahwa golongan tua telah dipengaruhi oleh Jepang.

oleh karena itu, golongan muda mengadakan rapat di Jalan Cikini 71 Jakarta pada pukul 24:00 WIB menjelang 16 Agustus 1945 titik rapat ini menghasilkan keputusan bahwa Soekarno dan Hatta harus diamankan dari pengaruh Jepang titik adapun cara pengamanan tersebut adalah dengan membawa Soekarno Hatta ke Rengasdengklok oleh Sukarni, Yusuf Kunto, dan shudanco Singgih.

rangesdengklok sendiri merupakan sebuah kota kecil yang terletak di sebelah utara Karawang. Tempat ini dipilih sesuai dengan perhitungan militer. Antara Saidan PETA Purwakarta dengan Daidan Jakarta telah terjalin hubungan erat ketika melakukan kegiatan bersama. Selain itu, dari Rengasdengklok dapat dengan mudah melakukan deteksi setiap gerakan Jepang yang menuju Rengasdengklok, baik dari arah Jakarta, Bandung, ataupun Jawa tengah.

peristiwa ini membuat tokoh golongan tua, yaitu Ahmad Subarjo cemas karena pada tanggal 16 Agustus 1945 akan diadakan sidang pertama PPKI, namun dengan tidak adanya ketua dan wakil ketua PPKI otomatis sidang tidak akan berjalan.

Ahmad Soebardjo lalu membuat kesepakatan dengan wikana agar proklamasi kemerdekaan dilaksanakan di Jakarta. Untuk itu, Ahmad Subarjo, Sudiro dan Yusuf Kunto segera menuju Rengasdengklok dan mampu membujuk komandan peta subeno untuk melepaskan Soekarno Hatta. Ahmad Subarjo menekankan bahwa proklamasi harus dilakukan di Jakarta dan akan dilaksanakan keesokan harinya paling lambat pukul 12.00 WIB dengan hanya sebagai jaminan.

4. Perumusan dan pembacaan naskah proklamasi
Malam hari pukul 23. 00 WIB tanggal 16 Januari 1945, soekarno-hatta beserta rombongan telah tiba di Jakarta dan langsung menuju rumah Laksamana Maeda sebelumnya, soekarno-hatta telah bertemu dengan Mayor jenderal nishimura untuk membicarakan lebih jauh mengenai kemerdekaan Indonesia, namun pembicaraan ini mencapai kebuntuan. hingga pada akhirnya, diambil keputusan bahwa tidak ada gunanya untuk membicarakan kemerdekaan dengan Jepang.

Di rumah Laksamana Maeda, proklamasi dirumuskan dengan Ir Soekarno menuliskan pada secarik kertas serta harta dan Subarjo menyumbangkan pikiran secara lisan. Dari pemikiran ini diperoleh konsep proklamasi sebagai berikut.

Proklamasi
kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia
hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

DJakarta, 17-08-45
Wakil-wakil bangsa Indonesia,

kalimat pertama merupakan saran dari Ahmad Soebardjo yang diambil dari rumusan dokuritsu junbi cosakai, sedangkan kalimat terakhir merupakan pemikiran dari Moh Hatta. Perumusan ini disaksikan oleh Sukarni, Mbah Diro, B.M. Diah.

Setelah rumusan teks selesai, timbul permasalahan siapa yang akan menandatangani nya. Soekarno menyarankan agar seluruh yang hadir pada saat perumusan yang menandatangani proklamasi tersebut. Namun, golongan muda tidak menyetujui hal tersebut, karena sebagian besar yang ada adalah anggota PPKI dan PPKI merupakan buatan Jepang. ditengah permasalahan tersebut, Sukarni memberikan usul agar Soekarno Hatta saja yang menandatanganinya sebagai wakil dari bangsa Indonesia. Usulan ini pada akhirnya dapat diterima oleh seluruh tokoh yang hadir.

langkah selanjutnya adalah naskah proklamasi diberikan kepada Sayuti Malik untuk mengetik konsep teks proklamasi dengan beberapa perubahan, seperti:
a. Kata "tempoh" diubah menjadi Tempo.
b. Wakil-wakil bangsa Indonesia diubah menjadi "atas nama bangsa Indonesia".
c. Tulisan "Djakarta, 17-08-45" diubah menjadi Jakarta, hari 17 boelan 8 tahun 45.

pada awalnya, pembacaan proklamasi akan dilaksanakan di lapangan ikada Gambir, namun dikhawatirkan akan memancing bentrokan dengan patroli Jepang, maka diubah di kediaman Soekarno. Jl. Pegangsaan Timur no. Dimana Jakarta. Besoknya, pada 17 Agustus 1945, persiapan untuk pembacaan proklamasi telah disiapkan.

setelah Soekarno Hatta berkumpul, mereka berjalan ke tempat yang telah disediakan. kemudian Ir. Soekarno dengan dengan ditemani Drs. Moh. Hatta membacakan teks proklamasi kemerdekaan

Agustus 06, 2020

SEJARAH KEHIDUPAN MANUSIA

by , in

Manusia diciptakan Tuhan Yang Maha esa dibekali dengan akal dan pikiran. manusia diciptakan di dunia untuk hidup berdampingan dengan alam semesta dan manusia lain titik dengan akal dan pikirannya,manusia selalu berusaha untuk memenuhi segala kebutuhannya, menyesuaikan diri dengan alam dan lingkungannya, serta berinteraksi dengan manusia lain.

Kehidupan manusia bukanlah kehidupan sesuatu yang diam atau statis. fase-fase kehidupan tersebut menunjukkan adanya kesinambungan dalam kehidupan manusia. Kesinambungan terjadi karena manusia dalam kehidupannya diikat oleh waktu dan ruang. Ada masa lalu,masa sekarang dan masa yang akan datang.

Perkembangan yang selalu terjadi dalam kehidupan sosial telah menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan. perkembangan yang terjadi antara manusia yang satu dengan manusia yang lain berbeda-beda.masyarakat yang berada di lokasi yang strategis biasanya mengalami perkembangan yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan masyarakat yang berada di tempat yang terisolir kondisi ini terjadi karena lokasi yang strategis memungkinkan masuknya berbagai informasi di luar sehingga memungkinkan terjadinya perubahan terhadap perikehidupan sosialnya. kehidupan manusia yang berkesinambungan dengan ruang dan waktu tersebut dipelajari secara lengkap oleh ilmu sejarah.

SEJARAH KEHIDUPAN MANUSIA
Di Indonesia sejarah dapat berarti silsilah atau asal-usul, riwayat, dan jika dibuat skema menyerupai pohon lengkap dengan cabang ranting dan daun. di dalam kata sejarah tersimpan makna pertumbuhan atau silsilah. Pada masa sekarang ini ke untuk kepentingan tertentu kita memerlukan keterangan riwayat hidup riwayat kurang lebih berarti laporan atau cerita tentang kejadian titik adapun kata hakikat atau yang dekat dengan kata sejarah artinya cerita tentang kehidupan yaitu yang menjadikan manusia sebagai objek nya disebut juga biografi biografi = hidup graven = menulis. jadi cerita yang berkisar mengenai kehidupan penulis yang ditulis oleh diri sendiri atau pelakunya sendiri disebut autobiografi.

Pohon Keluarga Untuk Kreativitas Anak [Panduan Lengkap]

                       Gambar 1. Pohon Silsilah

1. Pengertian sejarah
Dalam bahasa Arab kata kisah yang umumnya menunjuk ke masa lampau, justru lebih mengandung cerita yang benar-benar terjadi di masa lampau yakni sejarah titik di dalam bahasa-bahasa Nusantara ada beberapa kata yang kurang lebih mengandung arti sejarah ialah "babad" yang berasal dari bahasa Jawa "Tambo" bahasa Minangkabau "tutui teteek", bahasa roti "pustaka" atau "cerita". Barangkali kata babad ada hubungannya dengan kata babad bahasa Jawa dalam arti memangkas. Hasil pembabadan ialah suasana terang.dengan demikian, babad dalam arti sejarah bertugas untuk menerangkan suatu keadaan. Untuk lebih memahami secara lebih mendalam, Berikut pengertian sejarah di negara lain adapun dalam bahasa Inggris sejarah disebut history (berasal dari bahasa Yunani, historia yang berarti Apa yang diketahui dari hasil penyelidikan atau ilmu) sejarah berarti peristiwa yang terjadi dalam masyarakat manusia di masa lampau.

Terdapat beberapa definisi sejarah yang dikemukakan oleh para ahli sebagai berikut:

Roeslan Abdul Gani mengungkapkan sejarah ialah ilmu yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadiannya, dengan maksud untuk menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya, untuk dijadikan pembendaharaan pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan masa sekarang serta arah progres masa depan. ilmu sejarah ibarat penglihatan tiga dimensi yaitu pertama penglihatan ke masa silam, kedua ke masa sekarang dan ketiga ke masa yang akan datang. Atau dengan kata lain dalam penyelidikan Masa silam kita tidak dapat melepaskan diri dari kenyataan masa sekarang yang dihadapi dan sedikit banyak tidak dapat melepaskan diri dari perspektif masa depan.

Muhammad Yamin S.H memberikan definisi sejarah ialah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan kenyataan

Thomas Charlyle mendefinisikan sejarah yaitu peristiwa masa lampau yang mempelajaribiografi orang-orang terkenal mereka adalah penyelamat pada zamannya. mereka merupakan orang-orang besar yang pernah dicatat sebagai peletak dasar sejarah

Herodotus yang merupakan ahli sejarah pertama dunia berkebangsaan Yunani yang mendapat julukan The father of history atau bapak sejarah ini mengemukakan bahwa sejarah tidak berkembang kearah depan dengan tujuan yang pasti melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya diakibatkan oleh keadaan manusia

Ibnu Khaldun mendefinisikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak manusia tersebut

Edward hallett Carr mengemukakan bahwa sejarah adalah dialog yang berlangsung terus-menerus dan tidak pernah selesai berkelanjutan antara masa lampau masa sekarang dan masa yang akan datang dalam hal ini sejarah dipandang sebagai proses interaksi yang berkesinambungan antara sejarawan dan fakta-fakta sejarah di masa lampau

Robert V. Daniels berpendapat bahwa sejarah merupakan memori atau kenangan dari pengalaman hidup umat manusia (the history is the memory of human experience)

W.J.S Poerwadarminta dalam bukunya berjudul kamus umum bahasa Indonesia ia mengutarakan tiga pengertian sejarah sebagai berikut:
  • Kesusastraan lama, silsilah, dan asal-usul
  • Kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.
  • Ilmu pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau

R. Moh. Ali menyimpulkan definisi sejarah sebagai berikut:
  1. Sejarah yaitu ilmu yang menyelidiki perkembangan peristiwa dan kejadian-kejadian di masa lampau
  2. Sejarah yaitu kejadian kejadian atau peristiwa peristiwa yang berhubungan dengan manusia yakni menyangkut perubahan yang nyata di dalam kehidupan manusia
  3. Sejarah yaitu cerita yang tersusun secara sistematis teratur dan rapi
Berdasarkan definisi r.moh.ali tersebut dapat dipahami bahwa sejarah menyangkut seluruh perubahan dan perkembangan kehidupan manusia. dengan demikian, jelas juga bahwa yang mempunyai sejarah hanyalah manusia. untuk mengungkap kehidupan manusia masa lampau sejarah telah memformulasikan dalam enam pertanyaan yaitu sebagai
  • What (apa), yang menunjuk kepada peristiwa yang terjadi pada masa lampau
  • Who (Siapa), yang menunjuk tentang tokoh atau orang yang terlibat dalam peristiwa
  • When (kapan), yang  menunjuk waktu terjadinya peristiwa tersebut
  • Where (dimana), yang menunjuk kepada tempat peristiwa tersebut
  • How (bagaimana), yang menunjuk kepada proses terjadinya peristiwa tersebut
  • Why (mengapa), yang menunjuk kepada keterkaitan sebab akibat peristiwa tersebut
Dari beberapa definisi yang dikemukakan oleh beberapa tokoh di atas tidaklah sama dengan hal isi, taraf dan tujuannya. Namun dapat diartikan beberapa unsur pokoknya yakni adanya peristiwa kisah dan ilmu sejarah.

CIRI-CIRI SEJARAH
Terdapat beberapa ciri spesifik dari sebuah peristiwa masa lalu yang disebut sebagai sejarah yaitu:
  1. Penting artinya tidak semua peristiwa yang terjadi pada masa lalu akan menjadi pembahasan dalam sejarah, hanya peristiwa yang benar-benar bermakna untuk hari ini dan masa yang akan datang yang masuk dalam kategori peristiwa sejarah
  2. Unik artinya peristiwa masa lalu yang pernah terjadi tidak akan terulang, walaupun ada peringatan atas peristiwa masa lalu itu hanyalah merupakan seremonial peringatan dan bukan mengulang peristiwa masa lalu itu.
  3. Abadi peristiwa sejarah bersifat abadi kekal dan hanya sekali terjadi masa atau waktu nya tidak akan pernah dapat diulang kembali

CAKUPAN SEJARAH
Sejarah terus berkesinambungan sehingga merupakan rentang peristiwa yang panjang. oleh karena itu sejarah mencakup hal-hal sebagai berikut:
  • Masa lalu yang dituliskan berdasarkan urutan waktu atau kronologi
  • Ada hubungan dengan sebab akibat
  • Kebenarannya bersifat subjektif sebab masih perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mencari kebenaran yang hakiki
  • Peristiwa sejarah menyangkut masa lampau masa kini dan masa yang akan datang

🙏Thank you For Reading
🌺Hopefully Useful

Post Top Ad